“Kapan?”

“Kapan?”

Mengapa saya harus menjawab pertanyaan mengenai keadaan yang saya sendiri tidak bisa menjaminnya? 

Mengapa manusia suka sekali bertanya tentang hal yang tidak bisa ia kendalikan?

Mengapa manusia sangat tidak sabar?

atau jangan-jangan pertanyaan “Kapan?” adalah bentuk ketidakpercayaan kita terhadap Tuhan? 

Bukankah yang paling berkuasa dalam menentukan waktu itu hanya Tuhan?

Ya, aku tidak akan mempercayai waktu lagi. 

Saya hanya perlu bergerak tanpa penilaian apapun di dalam pikiran sekarang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s