Bahagia yang Sederhana

Bahagia itu sederhana. Hanya perlu duduk manis berdua dengan orang yang kamu sayang di sebuah kantin, disuguhi udara segar pepohonan di sekelilingnya, sambil makan kue pukis paling enak yang pernah dirasakan oleh lidah ini. Di situ dapat melihat pemandangan langit dan awan dengan cukup leluasa, yang mungkin jarang dilihat oleh anak kost seperti saya. Mengobrol santai mengenal satu sama lain. Saling bertatap dari mata ke mata. Tiap tangan melakukan dramanya karena rindu terpisah jarak selama beberapa hari. Komunikasi dua arah seperti ini, sangat berarti dan tidak dapat ditukar dengan apapun. Tepat mewakili mimpiku yang ada pada hubungan ini. 

Salam untukmu, wahai pelipur laraku di dunia. Jangan pernah kita menyerah dalam menyelami samudera yang paling dalam, yaitu hati. Kita selami bersama, pelan-pelan, agar harta karun itu menjadi milik kita berdua selamanya. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s