Sastraku

Selamat pagi, wahai cinta pertama

Pikiran melanglangbuana ke cakrawala

Mencoba berbahasa kepada Sang Pencipta

Mengungkapkan rasa dengan cara yang tak biasa

Tentang mimpi dan asa di dalam dada

Api yang pernah padam

Tiba-tiba tersulut kembali

Kebosanan yang hinggap

Seakan ketakutan untuk menetap lama

Di dalam bilik jiwa yang tak kokoh ini

Apakah takdir sudah sampai pada waktunya

Untukku merajut mimpi menjadi kenyataan

Menyulam cinta menjadi kata-kata yang indah

Menjadi penulis dan pemantik harapan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s