Cahaya

Jika di sekitarmu ada cahaya lilin, lalu kau tiup apinya dengan segera, maka dengan satu tiupan saja kau mampu memadamkannya. Benar, itu dapat terjadi karena itu berasal dari dunia. Tetapi, bagaimana jika cahaya tersebut langsung dari-Nya, apa mungkin manusia dapat memadamkannya? Aku kira, tidak.

“Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya”. (QS. 61:8)

Cahaya-Nya akan terus ada dan disempurnakan. Malah menyebar ke seluruh alam. Kadang seperti api, makin sering kau kibas baranya, baranya menyebar kemana-mana dan membakar daerah lain. Silahkan coba kau padamkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s